Televisi Republik Indonesia (TVRI) - The Iconic TV Channel in Indonesia (Bag. 3)

TVRI pada Era Orde Baru

Pembangunan Stasiun Produksi Keliling

Logo Kedua TVRI
   Pada tahun 1974, TVRI diubah menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tatakerja Departemen Penerangan, yang diberi status Direktorat, dan langsung bertanggung-jawab pada Direktur Jendral Radio Televisi dan Film Departemen Penerangan Republik Indonesia (Dirjen RTF Deppen).
   Sebagai alat komunikasi Pemerintah, tugas TVRI adalah menyampaikan informasi tentang kebijakan pemerintah kepada rakyat dan pada waktu yang bersamaan menciptakan two-way traffic (lalu lintas dua jalur) dari rakyat untuk pemerintah selama tidak mendiskreditkan usaha-usaha Pemerintah.
   Pada garis besarnya tujuan kebijakan Pemerintah dan program-programnya adalah untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang modern dengan masyarakat yang aman, adil, tertib dan sejahtera, yang bertujuan supaya tiap warga Indonesia mengenyam kesejahteraan lahiriah dan mental spiritual. Semua kebijaksanaan Pemerintah beserta programnya harus dapat diterjemahkan melalui siaran-siaran dari studio-studio TVRI yang berkedudukan di ibukota maupun daerah dengan cepat, tepat dan baik.
  Semua pelaksanaan TVRI baik di ibu kota maupun di Daerah harus meletakkan tekanan kerjanya kepada integrasi, supaya TVRI menjadi suatu well-integrated mass media (media massa yang terintegrasikan dengan baik) Pemerintah.
  Pada tahun 1975, dikeluarkan SK Menpen No. 55 Bahan siaran/KEP/Menpen/1975, TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi Republik Indonesia, juga sebagai Direktorat Televisi, sedang manajemen yang diterapkan yaitu manajemen perkantoran/birokrasi. Mulai tahun 1977, secara bertahap di beberapa ibu kota Provinsi dibentuklah Stasiun Produksi Keliling atau SPK, yang berfungsi sebagai perwakilan atau koresponden TVRI di daerah, yang terdiri dari: 
1.  SPK Jayapura
2.  SPK Ambon
3.  SPK Kupang
4.  SPK Malang 
5.  SPK Semarang 
6.  SPK Bandung
7.  SPK Banjarmasin
8.  SPK Pontianak
9.  SPK Banda Aceh
10. SPK Jambi
11. SPK Padang
12. SPK Lampung
(https://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_Republik_Indonesia *edit)

...bersambung ke bagian 4 yaaa...