Minuman Jadul yang Menyegarkan

     Anda yang masih anak-anak atau sudah dewasa di era tahun 80-an hingga era tahun 90-an mungkin kenal dengan minuman-minuman ringan ini. Ada yang bersoda (berkarbonasi), ada pula yang tidak. Namun, kebanyakan minuman-minuman tersebut memiliki rasa buah yang segar dan enak untuk dinikmati apalagi dalam keadaan dingin. Ada beberapa dari minuman tersebut yang kini hanya tinggal kenangan karena tidak diproduksi lagi, namun ada juga sebagian yang lain masih bisa ditemui hingga sekarang meski tidak banyak dijual lagi. Ada yang sudah mengalami perubahan dalam segi kemasan ataupun logo. Ada pula yang bertahan dengan tampilan jadulnya hingga sekarang. So, apakah kamu masih ingat dengan minuman-minuman ini ? Kita coba ulas sedikit yaaa...
1. Capri-Sonne
Capri-Sonne
     Produk minuman ini berasal dari Jerman, dengan ciri khasnya yang dikemas menggunakan kantung aluminium foil dengan lubang untuk sedotan kecil yang terdapat pada bagian tengah atas kemasan. Minuman dengan rasa buah ini biasanya dijual di supermarket dan masih bisa ditemukan hingga sekarang, meski tidak begitu banyak seperti dulu lagi. Di awal kemunculannya, Capri-Sonne hanya memiliki satu rasa yaitu rasa Nenas. Tapi di masa sekarang ini, varian rasa yang diproduksi sudah semakin banyak, semisal rasa Apel, Anggur, Jeruk, Strawberry, dan Alaska Ice Tea ? So, rasa mana yang paling kamu suka ? Hayooo bingung khaaannn ?... Hehehe...

2. F&N
F&N
     F&N (Fraser and Neave) adalah merek terdaftar dari minuman berperasa soda asal Negeri Singapura. Minuman legendaris ini dikemas dalam botol kaca, dengan logo bertuliskan F&N dengan gambar Singa berdiri di atasnya. Namun di masa sekarang, logo legendaris tersebut telah mengalami pergantian desain, begitu juga dengan kemasannya. Varian rasa yang ada terdiri dari Coffee Cream dan Orange, dan masih banyak dijual di supermarket-supermarket yang ada di masa sekarang. 

3. Limun
Limun
     Asal kata Limun berasal dari kata Lemonade yang berarti minuman segar yang berasal dari sari jeruk peras. Tetapi dalam perkembangannya, minuman limun tidak hanya memiliki rasa jeruk, tetapi juga memiliki rasa yang lain termasuk cola. Minuman limun biasanya menandung soda (berkarbonasi) dan dikemas ke dalam botol kaca yang bertutup keramik putih dengan pengait di atasnya. Namun kemasan dengan tutup keramik putih dan pengait, sudah tidak tersedia lagi di pasaran dengan alasan efisiensi produksi. 

4. Orson
Orson
     Orson lebih kelihatan seperti sirup yang dikemas ke dalam bentuk botol kaca tinggi. Namun, minuman Orson lebih encer bila dibandingkan dengan sirup, sehingga bisa langsung diminum, tidak seperti sirup-sirup yang lain, yang terlebih dahulu harus dilarutkan dengan air sebelum meminumnya. Biasanya, minuman Orson dituangkan ke dalam plastik berisi es batu, dan langsung bisa dinikmati dengan sedotan. Minuman Orson biasanya memiliki warna yang mencolok, dan sedikit berperasa buah yang manis. Dulu minuman Orson acapkali dijual di depan SD, namun di masa kini sudah sulit sekali untuk menemukannya.

5. SAP
SAP
     Ada yang masih ingat dengan logo Minuman SAP ? Ya, logo Apel berdaun satu dengan corak logo yang  berwarna merah. Minuman yang dikemas dalam botol kaca ini dulunya sangat terkenal dengan varian rasa Mokanya yang berwarna Cokelat Susu, meski ada pula varian rasa lain yaitu Rasa Sirsak. Umumnya produk Minuman SAP ini tak berkarbonasi dengan rasa yang segar sekali.

6. Sarsaparilla
Sarsaparilla
     Minuman berperasa Sarsaparilla punya cita rasa khas dari tanaman yang bernama asli Smilax Regelii. Konon, dulunya minuman berkarbonasi ini adalah minuman para raja di Spanyol, dan tidak boleh diminum oleh sembarangan orang. Minuman Sarsaparilla yang pernah terkenal di Indonesia adalah merek Indo Saparella serta Cap Badak dari Siantar yang masih dijual di Restoran Sabang 16 dan Segoan di Jakarta. Kini, jenis minuman ini lebih dikenal dalam bentuk yang lebih modern, yang dikenal dengan nama Root Beer.