Ria Jenaka (TVRI 1981)



     Generasi yang lahir dan dibesarkan di era tahun 1980-an tentu memiliki kenangan tersendiri dengan komedi sarat pesan moral yaitu Ria Jenaka. Sebuah acara komedi jadul dengan latar tokoh pewayangan yaitu Tokoh Punakawan yang diperankan oleh pelawak legendaris Ateng dan kawan-kawan. Saat itu Ria Jenaka tampil setiap hari Minggu siang pukul 11.15 WIB dengan durasi penampilan ± 15 menit . Di setiap akhir pekan itulah, pelawak Ateng yang memerankan tokoh Bagong, bersama sahabatnya Iskak yang memerankan tokoh Petruk, Slamet Harto berperan sebagai tokoh Gareng, dan Sampan Hismanto yang berperan sebagai tokoh Semar. Mereka berempat inilah yang memerankan Tokoh Punakawan dengan ciri khas wajah yang dipupur oleh make up putih. Oh ya, ada satu tokoh lagi dalam komedi ini yaitu Lesmono yang diperankan oleh Teten Ahmad.
     Dalam acara komedi ini, mereka tidak hanya bertutur dan mengundang gelak tawa saja, mereka juga terbiasa memparodikan kondisi teraktual masyarakat pada saat itu, atau konflik-konflik yang terjadi di antara mereka, tentu saja dengan kemasan komedi yang ringan alias tidak serius. Dan ujung-ujungnya tentu saja sudah bisa diduga, Semar sang ayah yang datang memberikan petuah-petuah bijak kepada anak-anaknya tentang makna kehidupan, serta tentang segala sesuatu hal yang memiliki nilai-nilai kebajikan.
     Adalah  bapak Drs. H. Subrata sang pelopor dan  pemrakarsa acara ini. Dimasa itu, beliau adalah salah seorang direktur TVRI, yang memiliki keinginan agar program-program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pada masa itu dapat disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat melalui komedi yang santun ini. Adapun pemilihan Tokoh Punakawan sebagai tokoh sentral dalam acara komedi ini, karena mengingat sifat dan karakter para Tokoh Punakawan itu sendiri yang dekat dengan masyarakat, sehingga memiliki efek yang baik dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Begetttohhh... ^^