Little Missy (TVRI 1988)



     Dulu di sekitar tahun 1988, saat dimana stasiun televisi yang ada pada masa itu hanya baru ada satu, saat dimana teknologi belum begitu canggih, dan saat dimana gadget kekinian belum tercipta, itulah saat dimana ada sebuah tontonan di TVRI yang sangat ditunggu-tunggu pada masa itu, yang selalu tayang setiap hari Minggu sekitar jam setengah satu siang. Ya itulah saat dimana saya dan sebagian orang yang merasakan masa-masa itu mengenal tontonan tersebut dengan nama Serial Drama Latin Little Missy (atau dengan istilah zaman sekarang lebih dikenal dengan nama Telenovela Little Missy). 
     Ya, serial drama latin (telenovela) Little Missy sempat ditayangkan di TVRI setiap hari Minggu siang. Serial Drama Latin Little Missy adalah telenovela yang hanya tayang satu minggu sekali, dengan cerita yang sedikit agak rumit dengan jalan cerita dan intriknya, membuatnya menjadi suatu tontonan yang benar-benar ditunggu-tunggu pada masa itu. Kebayangkan, gimana telenovela yang terdiri dari ratusan episode hanya ditayangkan satu minggu sekali dan hanya diputar dengan durasi yang sebentar. Beda dan kontras sekali dengan sinetron zaman sekarang yang membosankan dengan sistem kejar tayang, dan bisa ditonton setiap hari atau setiap malam. Kalo ga salah sih, dulu Telenovela Little Missy  ini tamatnya pas saya udah duduk bangku Kelas 6 SD sekitar tahun 1991, jadi ya memang harus sangat sabar buat menontonnya selama beberapa tahun hingga kita dapat mengetahui akhir dari cerita telenovela ini.
     Di dalam telenovela ini diceritakan bahwa Nona Missy adalah anak dari pasangan Ny. Candida dengan Tuan Baron Araruna, seorang tuan tanah pemilik ratusan hektar kebun anggur dengan puluhan budak pekerjanya. Jadi, praktis jalan cerita serial telenovela ini berkisar sekitar kehidupan di pertanian anggur dengan segala intrik kehidupan perbudakannya yang dibumbui oleh kisah percintaan antara tuan tanah dengan budak pekerjanya. Ini terbukti dengan salah satu adegan ketika Nona Missy mengetahui bahwa ksatria bertopeng yang selama ini sering membebaskan para budak, dan mengunjunginya di malam hari sambil melemparkan bunga mawar dengan diiringi sebuah pesan, ternyata adalah Rudolfo, sosok misterius yang tidak lain adalah anak yang merupakan hasil hubungan gelap Tuan Baron dengan salah satu budaknya yang bernama Adelaide. Oh ya, ada 2 tokoh terkenal lain dalam serial telenovela ini yaitu Justo dan Ba, budak yang telah lama jadi pengasuh Nona Missy sejak masih bayi.
     Hal lain yang menarik dari serial telenovela ini adalah kostum yang dikenakan dalam telenovela ini, yaitu kostum gaun lebar yang penuh renda bagi perempuan yang dilengkapi dengan topi dan payung yang dipenuhi renda, yang merupakan kostum khas nyonya dan nona Amerika Latin pada masa itu. Dan yang terakhir adalah inti cerita dari Telenovela Little Missy yaitu perjuangan seorang gadis anak tuan tanah, yang bercita-cita ingin membebaskan para budak dari kekejaman para tuan tanahnya. Sampai akhirnya, karena kecintaannya dengan para budak, Nona Missy menikah di perkampungan budak dan melahirkan anaknya yang dibantu para perempuan budak yang tinggal di daerah itu. So sweeeeet... Ya begitulah kira-kira jalan cerita dari serial telenovela terkenal ini. So bagi yang masih ingat, pasti sedang senyum-senyum sendiri baca postingan blog ini. Hehehe... Ciaooo... Graciasss...