Artis Cilik Indonesia Dulu dan Sekarang

     Hai sobat anakmasa90an... Apa kabar ?... Pada sehat khaaannn ?... Alhamdulillah... Yaaapppzzz... Sekarang kita coba ngulik apa kabar artis-artis cilik era 90-an dulu. Sebagian ada yang berjaya dalam karirnya, dan sebagian lain ada yang malah banting setir jadi tukang ojek, profesi yang berlawanan dengan kehidupannya, benarkah ? Ntahlaaahhh... Nah, kira-kira sekarang mereka apa kabarnya yaaa...? Yukkkzzz kita kulik satu-satu yuuukkkzzz...

1. Agnes Monica
     Terlahir di Jakarta pada 1 Juli 1986 dengan nama Agnes Monica Muljoto. Agnes adalah seorang penyanyi dan artis multi talenta berkebangsaan Indonesia. Karirnya dimulai pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik, dan telah merilis tiga album anak-anak yang telah berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik terpopuler di era tahun 90-an 
     Kemudian berlanjut pada tahun 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang diiringi dengan peluncuran album keduanya pada tahun 2005 dengan judul Whaddup A'..?!, yang berkolaborasi dengan Keith Martin seorang penyanyi kenamaan asal Amerika Serikat. Keterlibatannya dalam serial drama taiwan dengan judul The Hospital dan Romance In the White House semakin melejitkan dan mengkokohkan namanya di dunia industri hiburan. Pada tahun 2009, Agnes kembali merilis album ketiganya dengan judul album Sacredly Agnezious,  dimana disini ia mulai terlibat sebagai produser dan penulis lagu dalam album tersebut. Agnes juga acapkali terlibat beberapa proyek musik dengan musisi kenamaan tanah air, salah satunya Ahmad Dani.
     Beberapa penghargaan berhasil diraihnya diantaranya pada ajang Asia Song Festival di Seoul, Korea Selatan, tahun 2008 dan 2009, dan puluhan trofi piala dan perhargaan di antaranya sepuluh Anugerah Musik Indonesia, tujuh Panasonic Awards, dan empat MTV Indonesia Awards

2. Bondan Prakoso
     Bondan Prakoso, pria yang sekarang berusia 31 tahun ini, lahir di Jakarta, 8 Mei 1984. Ia mengawali karier bermusiknya sebagai seorang penyanyi cilik dengan album dan judul lagu yang sama yaitu Si Lumba-lumba. Sejak itulah ia mulai terkenal sebagai artis cilik dengan nama panggilan Bondan Si Lumba-lumba.
     Di usia remajanya, pada tahun 1999 hingga tahun 2002, alumnus D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier bermusiknya saat membentuk grup band Funky Kopral dengan lagu andalannya "Super Funk". Sekarang ia memantapkan dirinya di kancah hiburan musik Indonesia sebagai seorang bassist dengan membentuk grup musik baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black, dengan lagu andalannya yang terkenal yang berjudul "Ya Sudahlah...".

3. Chiquita Meidy
     Chiquita Cecillia Meidy  atau Chiquita Meidy atau yang biasa dipanggil Chika, adalah seorang dara berusia 25 tahun kelahiran Jakarta22 Oktober 1990. Chika adalah seorang penyanyi cilik berkebangsaan Indonesia keturunan Minang. Dia merupakan anggota dari penyanyi Dewiq, yang memiliki album perdana yang berjudul "Tergantung Kamu", yang dirilis pada tahun 2008. Album ini menjadi album ke-26 sepanjang kariernya sebagai penyanyi. Ketika semasa masih menjadi penyanyi cilik, dalam setahun Chika bisa mengeluarkan tiga album, di antaranya album Kuku Ku dan Gigi Gigi, yang bisa terjual hingga sekitar satu juta kopi pada rentang tahun 1994 hingga tahun 1995.

4. Derby Romero
     Kalo disebutkan sebuah nama yang puanjuang banget neeeh yaitu Martua Rumero Derby Nainggolan mungkin gak ada yang kenal. Tapi kalo disingkat aja tu nama jadi Derby Romero, baru banyak yang ngehh... Oooo si Derby Romero tohhh... Yapppzzz, pria kelahiran Jakarta, 8 Juni 1990 ini adalah mantan artis cilik era jadul dulu. Derby dikenal setelah bermain dalam Film Petualangan Sherina pada tahun 2000. Dia juga pernah berperan dalam Film Animasi Janus Prajurit Terakhir.
     Setelah sekian lama vakum, namanya mulai kembali dikenal setelah membintangi Sinetron Kepompong yang pernah ditayangkan SCTV, beradu peran bersama Aryani Fitriana, Mikha Tambayong, Dinda Kirana, dan Tania Putri.
     Selain di dunia akting, aktor yang berhenti kuliah di Jurusan Hukum ini, lalu mencoba menjajal peruntungan di dunia tarik suara. Dengan menggandeng Iras Dollaren, ia membentuk Duo Derby dan meluncurkan single pertamanya "Gelora Asmara". Lagu ini kemudian menjadi salah satu soundtrack dari sinetron yang dibintanginya Kepompong. Di album kedua, Derby mengubah format Duo menjadi band yang diberi nama Derby and The Revolution, yang digawangi olehnya bersama Iras, Banes, Yudi dan juga Raul.
     Naj, sekarang selain sedang sibuk bermain sinetron, Derby juga sibuk dengan bisnis motornya yang diberinya nama Flash Rabbit Garage.

5. Eno Lerian
     Ibu muda nan gaul ini dilahirkan di Bandar Lampung pada 8 Oktober 1983, dengan nama asli Dwi Retno Rahastri Lerian atau lebih dikenal dengan nama Enno Lerian. Eno mengawali karirnya di dunia hiburan tanah air sebagai seorang penyanyi cilik era 90-an yang cukup terkenal oleh masyarakat Indonesia pada masa itu.
     Adalah sebuah lagu anak-anak dengan judul "Si Nyamuk Nakal" yang telah melambungkan nama Enno di kancah hiburan anak-anak. Pada saat itu ia baru menginjak usia 9 tahun, dan kehadiran Enno langsung mendapat tempat di hati anak-anak Indonesia sebagai idola baru. Vokalnya yang apik dengan suara yang khas, ditunjang dengan senyumannya plus tahi lalat di hidung, turut mendukung penampilannya kala itu. 
     Semasa kariernya sebagai penyanyi anak-anak, Enno telah meluncurkan 8 album rekaman, semisal Si Nyamuk NakalDakocanSemua Ada DisiniDudidamOioio, serta 3 album lagu muslim Salaman, dan Ikut Lebaran, serta yang terakhir sebuah lagu yang bertema belajar mengaji. Berbagai perhargaan pun diraihnya, antara lain Penyanyi Favorit Pilihan Pemirsa VAN (Video Anak Anteve) 1997Pembawa Acara Terbaik Panasonic Awards 1997, dan Penyanyi Terbaik dari Anugerah Musik Indonesia (AMI) 1997.
     Pada saat ini Enno lebih memfokuskan peran dirinya sebagai ibu rumah tangga dari suaminya yang seorang pengusaha berstatus duda satu anak, Priambodo Soesetyo, dan mengasuh anak kandungnya Bumi Pradipa Pria Untara, buah dari perkawinan dengan suaminya yang terdahulu.  

6. Eza Yayang
     Eza Syaffudin Rochman atau yang lebih akrab  dipanggil dengan nama Eza Yayang, lahir di Jakarta19 Februari 1982. Eza mengawali karirnya sebagai penyanyi cilik pada era tahun 80-an hingga tahun 90-an, dengan debut album perdananya "Eh Copot-Copot". Dengan gaya khas ala Michael Jackson, penyanyi cilik yang juga gemar breakdance ini sempat mempopulerkan beberapa album anak-anak, yang juga sukses di pasaran hingga mencuatkan namanya di kancah industri musik anak-anak. Pada era tersebut, prestasi Eza sebagai penyanyi cilik bukan hanya terdengar di negeri sendiri melainkan sampai ke luar negeri. Tercatat Eza pernah diundang ke Brunei Darussalam untuk mengisi acara keluarga di Kesultanan Brunei. Pada era yang sama, ia juga mendapatkan penghargaan dari UNICEF yang juga ditandatangani langsung oleh sang raja pop Michael Jackson untuk prestasi Eza tersebut.
     Dalam kurun waktu yang singkat, Eza kembali merilis album baru. Kali ini ia berduet dengan Agnes Monica, dan menelurkan sebuah album yang diberi nama Yess!. Lagu Yess! tersebut diciptakan oleh Doel Sumbang, dan di dalam album ini musisi Mus Mujiono juga ikut serta dalam menciptakan lagu untuk pasangn duet ini. Melalui album ini nama Eza Yayang dan Agnes Monica langsung melejit sebagai penyanyi cilik papan atas di Indonesia kala itu.
     Pada 5 September 1997, Eza membentuk band yang bernama D.O.T bersama dengan kakaknya Adam Glen Dolly. Group musik ini beranggotakan Eza (drum dan vokal), Adam (gitar), Aroel (bass), dan Alsa (additional drummer). Dalam satu tahun, D.O.T berhasil menarik perhatian Musica Studio untuk merilis album pertama mereka pada tahun 1998 yang berjudul "Jangan-jangan" yang sangat sukses di pasaran dan diputar di beberapa radio terkenal di seluruh Indonesia masa itu. Di tahun berikutnya, Eza bersama D.O.T merilis album kedua mereka, dimana group band kakak beradik ini menjagokan hits "Siapa Kamu". Setelah album keduanya ini, group band D.O.T vakum selama 9 tahun tak merilis album dikarenakan kesibukan Eza. Group band ini akhirnya kembali merilis album pada tahun 2008 berjudul "Belahan Jiwa".
     Di saat yang bersamaan karir Eza di bidang seni akting juga terus meningkat. Ia memainkan peran di beberapa Film Televisi (FTV) yang lambat laun merubah imagenya menjadi seorang komedian. Pada tahun 2008, Eza ikut serta dalam memainkan peran dalam sebuah sitkom Lajang yang bercerita tentang kehidupan anak-anak band di Indonesia bersama dengan Tora SudiroFerry Ardiansyah, dan Fairuz Faisal yang ditayangkan di ANTV. Selain Lajang, Eza juga pernah memainkan peran dalam film seri Udin Bui bersama dengan Tora Sudiro, Lukman Sardi, dan Kris Tatang Srimulat. Pada tahun 2010, Eza memainkan perannya dalam TV Serial Sketsa yang ditayangkan di Trans TV dalam waktu yang cukup lama yaitu sekitar 6 tahun. Setelah mempertunjukkan bakat komedinya dalam program Sketsa, Eza kini kembali memainkan peran komedinya dalam serial komedi terbaru yang ditayangkan RCTI mulai bulan April 2015 lalu, yaitu T.O.P (Tukang Ojek Pengkolan). Dalam serial komedi ini, Eza berperan sebagai seorang tukang ojek asli betawi yang bernama Rojak.

7. Geofanny
     Terlahir dengan nama asli Geofanny Arlen Tambunan pada 13 Januari 1988,  pria keturunan batak ini mengawali karirnya sebagai penyanyi cilik yang berduet dengan Saskia. Pada saat itu, lagu yang mereka bawakan berjudul Menabung. Lama tidak terdengar kabarnya, ternyata kini ia juga sibuk dengan profesi sebagai seorang Fashion StylistRekan duet Saskia di masa kecil itu mengatakan, dirinya juga kini menjadi kontributor di beberapa majalah fashion kenamaan tanah air. 
     Dia mengungkapkan, "Aku sekarang berperan sebagai kontributor media, majalah sih tepatnya. Aku sebagai fashion stylist, aku lebih ke proyek foto. Sebenarnya awalnya kerja tetap di media itu tapi lama-lama aku juga punya hobi lain, lalu aku keluar, terus jadi kontributor aja". 

8. Joshua
     Joshua Suherman begitu nama lengkapnya. Pria kelahiran Surabaya, 3 November 1992 ini adalah mantan penyanyi cilik Indonesia yang sukses mengobok-obok lagu anak-anak Indonesia dengan single lagunya yang berjudul "Diobok-obok". Dalam video klip lagu ini, Joshua menggandeng komedian Tukul Arwana sebagai modelnya, yang menjadi cikal bakal mulai tenarnya nama Tukul Arwana di ranah hiburan tanah air.
     Selain bernyanyi, Joshua juga kerap menjadi bintang sinetron, bintang layar lebar, bintang iklan, dan beberapa kali sebagai presenter. Karier Joshua sebagai penyanyi cilik dimulai dalam album "Cit Cit Cuit" pada tahun 1996, dan kariernya mulai menanjak dengan lagu berjudul "Air", yang juga dikenal dengan judul lagu "Diobok-obok". 
     Karier Joshua mulai menurun sejak beranjak remaja. Dan sekarang Joshua yang mulai beranjak dewasa mencoba memulai kembali karirnya dengan meninggalkan imagenya sebagai seorang penyanyi cilik dan bergabung dengan grup musik Saqadaex bersama beberapa mantan penyanyi cilik lainnya yaitu Geofanny, dan Natasha Chairani, serta Martesa SunendraTidak hanya bergabung dengan Saqadaex, Joshua pun membentuk grup band baru bernama Join Side. Grup band ini telah sukses dengan lagu O Box Part 2 yang bergenre rock. Grup band miliknya ini telah merilis album yang berjudul Ten to Begin di tahun yang sama.
     Kini nama Joshua mulai terangkat kembali seiring bermunculannya fenomena mantan artis cilik yang berkibar kembali. Joshua kerap muncul di beberapa acara off air TV swasta di Indonesia, dan beberapa acara yang bersifat live show.

9. Maissy
     Publik Indonesia lebih mengenalnya dengan nama Maissy atau Maissy Ci Luuk Baaa, sesuai dengan acara yang dibawakan pada masa itu yang bertajuk CI LUUK BAAA, di era tahun 90-an. Tapi bila disebutkan sebuah nama yaitu Pramaisshela Arinda Daryono Putri, publik Indonesia kurang mengenalnya. Ya, Maissy atau Pramaisshela Arinda Daryono Putri adalah orang yang sama. Seorang mantan penyanyi cilik era 90-an yang dilahirkan di Jakarta pada 23 Maret 1990. Dulu di era 90-an, bersama rekan seangkatannya semisal Chiquita MeidyJoshua Suherman, dan Cindy Cenora, mereka menjelma sebagai penyanyi cilik paling fenomenal dan paling diminati pada masa itu. 
     Dan sekarang siapa sangka, penyanyi cilik dengan predikat centil ini adalah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dan berprofesi sebagai seorang dokter. Kemudian pada 31 Januari 2014 lalu, Maissy dinikahi oleh rekan satu kampus semasa kuliahnya dulu Riky Febriansyah yang juga berprofesi sebagai seorang dokter. 

10. Melisa
...abang tukang bakso, mari mari sini, aku mau beli...
...abang tukang bakso, cepatlah kemari, sudah tak tahan lagi...
...satu mangkok saja, dua ratus perak, yang banyak baksonya...
...tidak pake saos, tidak pake sambel, juga tidak pake kol...
...
     Hahaha... Itulah salah satu lirik lagu anak-anak yang paling terkenal, yang turut mengangkat pamor abang-abang tukang bakso di masa itu. Ya, lagu itu dibawakan dengan apik sekali oleh seorang anak yang berperawakan Chinese yang bernama Melisa. Sayangnya, tidak banyak info yang bisa didapat oleh dara yang satu ini. Yang jelas, Melisa kini telah menjadi seorang gadis manis yang berusia sekitar 25 tahun, yang pernah berkuliah di Monash University, Australia, dan kabarnya dia menetap di negeri kangguru itu dan berprofesi sebagai seorang dokter. 

11. Saskia
     Terlahir dengan nama Saskia Anggun Chairunnisa atau lebih dikenal dengan panggilan Saski. Dara manis 26 tahun yang lahir di Jakarta 13 Desember 1989 ini mengawali debut menyanyinya dengan berduet bersama Geofanny dan membawakan lagu Menabung karya seorang maestro kenamaan Indonesia Titik Puspa. Kini dia balik lagi dengan image baru, sebagai seorang penyanyi remaja. Setelah beberapa tahun menghilang, ia sibuk mempersiapkan album pertamanya yang bertema Kesatu, dengan lagu utamanya dalam album ini berjudul 34 Jam.

12. Sherina Munaf
     Sherina Munaf lahir di Bandung, 11 Juni 1990. Dia adalah penyanyi Indonesia berdarah Minang yang mulai terkenal sejak tahun 1999, dengan debut perdananya dalam Film Petualangan Sherina bersama rekannya Derby Romero. Sherina merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani

13. Tasya  
     Shafa Tasya Kamila atau akrab disapa Tasya dara kelahiran Jakarta, 22 November 1992, adalah seorang manatan penyanyi cilik yang kini mulai beranjak remaja. Ia memulai debutnya di dunia industri hiburan sejak membintangi iklan Pepsodent. Berlanjut setelah itu, ia mengeluarkan album yang berjudul Libur Telah Tiba.
     Tasya terjun ke dunia hiburan Indonesia sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak, akibat ketidaksengajaan seorang ibu yang menawarinya untuk menjadi bintang iklan. Setelah melalui beberapa kali casting, Tasya kemudian mendapatkan kontrak untuk bintang iklan sebuah produk susu. Sejak itu, Tasya terus menjadi bintang iklan, diantaranya produk asuransi, department store, keju, pasta gigi, permen, dan produk bedak. Beberapa judul sinetron dan FTV pernah dibintanginya, yang semakin mendongkrak popularitas namanya di kancah hiburan tanah air.
     Album perdananya Libur Telah Tiba, yang mengunggulkan lagu dengan judul yang sama "Libur Telah Tiba" karya A.T Mahmud mendulang sukses dengan penjualan hingga 350 ribu kopi. Pada tahun 2001 Tasya kembali mengeluarkan album keduanya yang bertajuk Gembira Berkumpul. Dalam album ini, Tasya masih menyanyikan lagu-lagu karya A.T Mahmud serta berkolaborasi dengan Duta dan Eross dari Band Sheila on 7, dalam lagu ciptaan Eross yang berjudul "Jangan Takut Gelap".
     Pada akhir tahun 2012 yang lalu, Tasya meluncurkan album remaja perdananya yang berjudul "Beranjak Dewasa". Di album ini Tasya mencoba melepas imej lamanya sebagai penyanyi cilik dengan menyanyikan lagu-lagu pop remaja yang bertema cinta. 

14. Tina Toon
     "Mama Bolo-bolo..., Papa Bolo-bolo...", itulah jargon yang sangat melekat pada diri seorang Agustina Hermanto atau yang lebih dikenal sebagai Tina Toon, dara 22 tahun kelahiran Jakarta 20 Agustus 1993. Tina dikenal sebagai salah satu penyanyi cilik era 90-an dengan ciri khas badan gempal dan gerakan leher yang meliuk-liuk, lucu sekali.
     Lain dulu lain sekarang. Tina Toon sosok anak cewek yang gempal dan menggemaskan, telah menjelma menjadi seorang gadis manis yang langsing dan menggairahkan, ahhhaayyy...Yaaapppzzz, dengan segala kecantikan dan karirnya di dunia entertain, menandakan bahwa seorang Tina Toon tetap eksis.
     Dan sekarang, jargon lama yang pernah jadi ciri khas Tina, malah ada yang dijadikan meme-meme lucu semisal ini, 
"Mama Bolo-bolo...,
Papa Bolo-bolo...,
Pacar ? Boro-boro..."
Hahahaha... Aya' aya' wae... ^^

15. Trio Kwek Kwek
     Trio Kwek Kwek adalah trio penyanyi cilik bentukan dari seorang musisi lagu anak-anak kenamaan tanah air era 90-an, Papa T. Bob. Trio yang beranggotakan Leony Vitria Hartanti, Dhea Ananda, dan Alfandy. Grup ini dibentuk pada tahun 1993 oleh Papa T. Bob. Seiring usia para personilnya yang beranjak dewasa, Trio Kwek-Kwek dibubarkan pada tahun 2001.
     Trio Kwek Kwek dibentuk pada tahun 1993. Sesuai dengan namanya, trio penyanyi cilik ini beranggotakan 3 orang, terdiri dari dua orang perempuan dan satu orang laki-laki. Ketiga personil Trio Kwek-Kwek adalah para pemenang dari "Festival Bintang Cilik 1993", di mana Papa T. Bob menjadi salah satu jurinya. Alfandy, satu-satunya anak laki-laki di Trio Kwek Kwek keluar sebagai juara satu, disusul kemudian oleh Dhea yang meraih juara dua, sedangkan Leony saat itu adalah peserta yang masuk nominasi, dan karena keistimewaan khusus yang dimilikinya, maka ia diikutsertakan dalam formasi Trio Kwek Kwek, dan langsung mencuri perhatian para penggemarnya di tanah air pada masa itu.
      Sekarang, sayangnya mereka sudah tidak aktif lagi sebagai trio dan lebih memusatkan perhatian pada karier solo masing-masing seiring bertambahnya usia para personilnya, dan kini Trio Kwek Kwek pun hanya tinggal kenangan di hati para penggemarnya. Hikkksss... Hikkksss...