Permainan Kwaci


     Sobat anakmasa90an masih ada yang ingat ama permainan yang satu ini gak...?. Jadul banget emang, bahkan dulu ketika kita masih duduk di bangku SD, mainan yang satu ini selalu ada di dalam tas sekolah. Dulu acapkali kita mainkan permainan  yang satu ini pada saat jam istiragat ataupun jam bubaran sekolah. Ya, sebut aja nama permainan itu Permainan Kwaci. Kwaci yang dimaksud disini bukan jenis makanan dari biji bunga matahari. Kwaci yang dimaksud adalah sejenis permainan yang terbuat dari bahan plastik yang berbentuk pipih dengan beraneka macam bentuk yang lucu-lucu, semisal bentuk hewan, bentuk orang, buah-buahan, ataupun benda-benda lainnya dengan berbagai macam warna yang menarik seperti biru, kuning, merah, ataupun warna-warna yang lainnya.
     Permainan ini lebih identik dengan anak perempuan, karena merekalah yang paling sering memainkannya ketimbang anak laki-laki. Cara memainkannya pun mudah. Pertama dibuat dua garis sejajar di tanah dengan jarak 1 meter hingga 2 meter. Masing-masing pemain melemparkan ucaknya (gacuknya) yang dapat  berupa pecahan kecil keramik atau bisa juga menggunakan kwaci itu sendiri hingga melewati dua garis tersebut. Bagi ucak yang paling dekat dengan garis yang dituju, maka dialah yang paling berhak untuk memulai permainan ini lebih dulu.
     Kwaci yang telah terkumpul dilempar ke tengah di antara dua garis tersebut. Kalau ada kwaci yang keluar dari batas dua garis itu, maka kwaci tersebut dinyatakan mati dan tidak boleh dimainkan. Dengan menggunakan ucak, kwaci-kwaci yang berserakan tadi ditimpuk hingga terlempar ke luar dari kedua garis dan boleh diambil bagi siapa yang telah berhasil menimpuknya. Sedangkan jika kwaci tidak berhasil keluar garis atau pemain malah tidak mengenai sasaran, maka ia dianggap mati dan harus berganti giliran dengan pemain yang lain. Permainan ini baru bisa dinyatakan selesai apabila seluruh kwaci udah berhasil dikeluarkan dari kedua garis tersebut. Begitchyuuuhhh... ^^